Jumat, 12 November 2010
Kamis, 11 November 2010
Microsoft: Tidak Ada Rencana Buat Xbox Baru
23.43
admin
Pesan Camat Kelapa Gading ke Milana: Suami Kamu Jangan Seperti Gayus, Ya!
00.37
admin
Pesan Camat Kelapa Gading ke Milana: Suami Kamu Jangan Seperti Gayus, Ya!
Camat Kelapa Gading, Jupan Royter Tampubolon, tidak tahu Milana Anggraeini yang meminta pindah ke kantornya itu istri Gayus Tambunan. Padahal, kepada perempuan itu, dia berpesan agar suaminya tidak mengikuti jejak Gayus.60 Korban Merapi Berhasil Teridentifikasi di RS Sardjito
00.22
admin
Yogyakarta - Jumlah korban letusan Gunung Merapi yang berhasil teridentifikasi kembali
bertambah. Tim Forensik RS Sardjito yang dibantu oleh Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda DIY mengidentifikasi 10 jenazah lagi. Hingga total keseluruhan yang bisa diidentifikasi 60 orang.
Sebelumnya, telah ada 50 korban letusan yang berhasil diketahui identitasnya. Kebanyakan korban berasal dari Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.
Berdasarkan data dari Humas RS Sardjito, Yogyakarta, Kamis (11/11/2010), 10 jenazah yang telah diidentifikasi adalah:
1. Mitro Wiyono (50) Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
2. Supriyadi (28) Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
3. Bejo Wiyono (45), Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
4. Amat Yani, Muntilan, Magelang.
5. Robinah, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
6. Muhamad Ikrom (25) Wonolelo, Donoharjo, Ngaglik, Sleman.
7. Parjiyem (60).
8. Supartinem (55) Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
9. Ponijo (60) Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.
10. To Diryo
Menurut Kepala Humas RS Sardjito, sebanyak 96 korban lainnya sedang menjalani perawatan dengan rincian 22 orang mengalami luka bakar dan 74 orang menjalani perawatan non luka bakar.
"Sampai hari ini, jenazah yang ada di ruang forensik adalah Parjiyem, Supartinem, Robinah dan Mr X," ujar Trisno Heru di kantornya di Jalan Kesehatan, Sleman, Yogyakarta.
Trisno mengatakan keempat jenazah belum tahu akan dimakamkan di mana. "Masih
menunggu keputusan dari Pemkab Sleman. Sementara lainnya sudah diambil
keluarganya," tutup dia.
bertambah. Tim Forensik RS Sardjito yang dibantu oleh Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda DIY mengidentifikasi 10 jenazah lagi. Hingga total keseluruhan yang bisa diidentifikasi 60 orang.
Sebelumnya, telah ada 50 korban letusan yang berhasil diketahui identitasnya. Kebanyakan korban berasal dari Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.
Berdasarkan data dari Humas RS Sardjito, Yogyakarta, Kamis (11/11/2010), 10 jenazah yang telah diidentifikasi adalah:
1. Mitro Wiyono (50) Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
2. Supriyadi (28) Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
3. Bejo Wiyono (45), Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
4. Amat Yani, Muntilan, Magelang.
5. Robinah, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.
6. Muhamad Ikrom (25) Wonolelo, Donoharjo, Ngaglik, Sleman.
7. Parjiyem (60).
8. Supartinem (55) Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
9. Ponijo (60) Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.
10. To Diryo
Menurut Kepala Humas RS Sardjito, sebanyak 96 korban lainnya sedang menjalani perawatan dengan rincian 22 orang mengalami luka bakar dan 74 orang menjalani perawatan non luka bakar.
"Sampai hari ini, jenazah yang ada di ruang forensik adalah Parjiyem, Supartinem, Robinah dan Mr X," ujar Trisno Heru di kantornya di Jalan Kesehatan, Sleman, Yogyakarta.
Trisno mengatakan keempat jenazah belum tahu akan dimakamkan di mana. "Masih
menunggu keputusan dari Pemkab Sleman. Sementara lainnya sudah diambil
keluarganya," tutup dia.


/>




